Fitur Apa Saja di Aplikasi Ivive Itu?

Sebetulnya tehnologi menolong beberapa orang untuk merealisasikan beragam khayalan secara efisien, satu diantaranya ialah aplikasi Ivive. Namun, tidak seluruhnya tehnologi bisa menolong beberapa orang, tetapi memerlukan tehnologi khusus untuk beraktivitas tertentu.

Dan perusahaan yang bertanggungjawab meningkatkan aplikasi itu ialah Artivive, yang mana mempunyai web official bernama yang serupa. Dalam prakteknya, aplikasi tawarkan beberapa konten bagus yang bisa dipasang di Android 4.3 dan di mekanisme operasi yang lebih baru juga di iOS.

Sampai saat ini, beragam sumber menjelaskan ada beberapa ratus ribu pemakai uang memilih untuk memakai beberapa aplikasi dari Artivive, satu diantaranya ialah Ivive. Tidak itu saja, Artivive sering lakukan pameran di 92 negara dengan tehnologi yang paling canggih.

Aplikasi Ivive pada intinya adalah produk dari perusahaan namanya Artivive. Dalam prosesnya, perusahaan terkenal dengan tehnologi augmented reality, satu diantaranya diwujudkan dalam aplikasi terkenal namanya Ivive.

Berdasar catatan riwayat, Artivive berdiri pertama kalinya pada Januari 2017 di Wina, Austria. Dan beberapa orang yang bertanggungjawab membangun perusahaan ini ialah Codin Popescu dan Sisi Ardelean. Ke-2 nya sama bersinergi untuk membuat team paling professional.

Maksudnya untuk meningkatkan tehnologi augmented reality yang paling canggih, terutamanya untuk seniman yang berada di zaman digital. Akhirnya Artivive sukses membuat aplikasi kekinian yang bisa menyambungkan dunia classic dengan seni digital.

Maka dari itu, aplikasi bisa bawa pemakai seakan-akan melewati waktu, terhitung menerangkan suatu hal yang berada di dalamnya, sampai memperbaiki seni dengan memakai animasi. Bahkan juga, Artivive sering memperlihatkan bagaimana kreasi seni digital bisa berperanan.

Apa lagi beberapa orang dapat memakai beragam aplikasi secara ringkas. Pasalnya pemakai perlu menggunakan handphone berbasiskan mekanisme operasi Android atau tablet untuk lakukan scanning. Dan salah satunya aplikasi yang terpopuler ialah Ivive.

Secara simpel, Ivive sebagai salah satunya alat yang revolusioner di zaman digital. Hal ini bukanlah tanpa argumen, karena aplikasi sanggup mengganti langkah beberapa orang untuk menyaksikan gambar. Pasalnya Ivive memakai tehnologi paling canggih yang tidak ada di aplikasi yang lain.

Pada intinya developer memilih untuk memakai augmented reality supaya aplikasi sanggup membuat dimensi yang lain. Maknanya Ivive sanggup menambah animasi secara mengagumkan, yang mana beberapa orang tak pernah memikirkan ini awalnya.

Sebetulnya sejak mulai beberapa bulan ke belakang, Ivive jadi aplikasi yang terpopuler. Bahkan juga berdasar paparan Android Handphone di bulan April 2021, Ivive terhitung salah satunya trendsetter di penelusuran Google dan semakin meningkat.

Pasalnya pada hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia, aplikasi sukses menghebohkan jagad maya. Hal ini bukanlah tanpa argumen, karena Ivive bisa mendatangkan lagu Indonesia Raya dengan bekal uang pecahan Rp75 ribu. Triknya dengan men-scan uang itu di aplikasi.

Maka dari itu, Ivive terhitung salah satunya aplikasi yang paling inovatif. Dengan begitu, tidaklah aneh jika reputasi Ivive semakin meningkat. Efeknya sebagian besar warga bersama-sama untuk mengambil aplikasi itu.

 

Seperti paparan awalnya, feature yang sangat menarik di aplikasi ini ialah tehnologi augmented reality. Pasalnya tehnologi sanggup bawa beberapa orang untuk membikin dimensi yang terlihat baru, terhitung menambah animasi secara mengagumkan.

Dalam prakteknya beberapa orang perlu men-scan gambar menggunakan camera. Lalu aplikasi bisa mengganti gambar secara terancang. Dengan begitu, tidaklah aneh jika aplikasi terhitung revolusioner, karena bisa mengganti gambar yang terpusat di monitor piranti.

Seterusnya aplikasi akan menyiarkan animasi 2D dan 3D yang terkadang dapat munculkan suara. Dalam prakteknya beberapa orang bisa nikmati sejumlah fitur itu dengan gampang. Ini karena developer yang meningkatkan feature augmented reality.

Selanjutnya seperti paparan Nurcahya Pradana Taufik sebagai Dosen Pengajaran Tehnik Informatika dan Computer UNS (Kampus Sebelas Maret), sebetulnya feature augmented reality bisa berperanan di benda apa saja. Tehnologi itu biasanya bekerja di sasaran yang mempunyai skema.

Awalnya tehnologi augmented reality berperanan di beberapa aplikasi permainan. Namun, beberapa orang dapat mendapati tehnologi augmented reality yang berperan untuk kegiatan evaluasi. Misalkan menolong beberapa orang menegaskan materi biologi.

Aplikasi Ivive rupanya bukan hanya berperanan di pecahan uang Rp75 ribu saja, tetapi berperan di pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu. Sebelumnnya feature Ivive akan munculkan video barisan orkestra, yang mana terhitung barisan pimpinan Erwin Gutawa ketika men-scan sisi depan uang Rp75 ribu.

Dalam masalah ini, orkestra mainkan lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan oleh Isyana Sarasvati. Dan saat beberapa orang men-scan sisi belakang, karena itu aplikasi akan munculkan video musik karaoke dan lirik lagu Indonesia Raya.

Video itu tampilkan background bendera Indonesia. Namun, bukan hanya mengaplikasikan tehnologi augmented reality di pecahan Rp75 ribu, tetapi Ivive berperanan di uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu.

Maka saat beberapa orang men-scan sisi depan Rp100 ribu, karena itu Ivive akan tampilkan beberapa orang menyanyikan lagu nasional. Tetapi, sisi belakang uang Rp100 ribu tidak bisa munculkan apa saja. Hal yang juga sama terjadi di uang pecahan Rp50 ribu.

Pemakai bisa nikmati narasi yang bercerita mengenai Ir. H. Djuanda. Maknanya didalamnya ada keterangan mengenai reputasi perjuangan figur itu. Sayang sisi belakang Rp50 ribu tidak berperan untuk augmented reality.

 

Nach, jika kamu ingin tahu dengan aplikasi namanya Ivive, seharusnya coba untuk mengambil aplikasi di piranti Android. Namun, beberapa orang tidak bisa mendapati aplikasi di Google Play Toko.

Hal ini bukanlah tanpa argumen, karena aplikasi tidak ada di sejumlah negara hingga Ivive tidak bisa tercatat di Play Toko seperti beberapa aplikasi yang lain. Namun, beberapa orang tak perlu berasa cemas karena siapa saja masih tetap bisa mengambil aplikasi dengan tertentu.

Pertama, beberapa orang bisa mengambil aplikasi dengan kontribusi VPN atau memilih untuk memakai link alternative. Nach, jika beberapa orang tidak mempunyai VPN, karena itu pemakai bisa mendownload aplikasi di Google Play Toko. Lalu, pilih server luar negeri seperti Singapura dan Australia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.